Hola guys, been a while since last time I wrote some shitty crap in this blog. Sudah banyak hal berubah dalam hidup gue… (cie melanlokis dramatis gitu deh). So anyway I land myself a new job. Yeap, one heck of an amazing new job. Horeeeee…! Sekarang gw bekerja di salah satu perusahaan oil & gas multinasional di Jakarta berinisial BP (yak, inisialnya tidak terlalu inisial ya).
Selama ini kan gw selalu jadi rekruter di industri IT. Segala jenis istilah IT pastinya sudah ngerti. Mau cari solution architect? Hayuk, Presales? Mariii… ETL datastage? Bolehhh *cling* Nah sekarang…. sebagai rekruter di perusahaan minyak, tipe orang yang harus gw cari adalah para engineer pencari sumber daya gas alam. Istilah kerennya “Liquefied Natural Gas” - dan ngomongnya pun harus les inggris dulu sama cinca laurah sambil kesrimpet lidah dan keselek ludah sendiri – *batuk*
Hari pertama di kantor baru, gw langsung diajak meeting dengan salah satu manager bagian eksplorasi. Dari judulnya, eksplorasi gw sudah mengira-ngira sotoy “ohhh ini berarti kerjaannya nyari gas ya” Dalam hati gw sama sekali ga kebayang gas macam apa. Seumur hidup ini cuma 3 jenis gas yang gw tau:
- GAS elpiji buat nyalain kompor
- GAS buangan manusia – kentut
- GASton Castano – pacar Julia Peres yang tidak direstui ibu Jupe karena beda agama (maklum ya tadi pagi abis nonton gosip, masih terngiang)
Pas meeting gw dikenalkan sebagai rekruter baru. Ada senior gw, ada 1 manager bapak-bapak Jawa dan 1 manager bapak-bapak bule orang Inggris. Gw membaca posisi yang harus gw cari: Senior Seismic Geophysicist/ Senior Seismic Aquisition Operations Project Manager (bah, macam apa pula itu)
Manager Jawa: For this SAS role, we’re looking for seismic acquisition, geophysical operations, those who are more on research, not QC in field. Not QC, I emphasize
Senior gw: ok sure, please remember to make the PRF. It has to be in line with RPTK
Gw: *pasang muka cerdas* – tentunya (oke… seismic tu apaan, geophysical tu apaan… SAS, PRF, RPTK? QC itu Quality Control? – kesian ga, satu2nya singkatan yang gw tau adalah sesuatu yang TIDAK dicari – hyuk)
Manager Inggris: yes, the person has to be able to do planning, executing, design field program, acquisition program, acquisition safety. The difference with exploration geophysicist is the geophysicist will interpret data, SAS acquire the data
Gw: *dibalik ekspresi cerdas gw ada muka mangap dengan setetes iler putus asa menggantung di sudut bibir* (ada geophysicist, ada geophysical… ada apa lagi???) – tangan ini pun terus mencatat brutal segala istilah ajaib itu
Manager Inggris: Yeah we’re looking for numeric geologist, integrated geologist and geoscientist too
Gw: (buset… ada berapa geo geo-an tu??????)
Senior gw: ok, very well noted. We got all we need. Lita will be able to help you with the sourcing
Gw: *memandang senior dengan tatapan nanar* (baru dua jam bergabung dengan kantor baru saya sudah mencari jendela – mau loncat)
Seusai meeting geo-geo an itu gw diajak lagi bertemu dengan salah satu staff di departemen lain. Perempuan, nyentrik, gayanya keren, rambutnya cepak stylish. Gaya bicaranya tegas. Keren kali si ibu ini. Dia pun memperkenalkan dirinya:
Si Ibu : Saya bagian OH&EH (bukan betul-betul bagian sebenarnya tapi kurang lebih begitulah)
Gw: ha? (muka cengo ini tak tertahankan, keluar begitu saja) Apa, Bu?
Si Ibu: Operations, HSE, Engineer, and HR *tertawa cool*
Gw: (bok, di dalam singkatan pun ada singkatan)
Si Ibu: welcome to BP ya, Lita. Kamu lulusan mana?
Gw: saya lulusan UI, bu
Si Ibu: ohhh sama sekali ga keliatan ya kamu anak UI, abis kamu cantik sih. Ga nyangka banget lho kamu UI (terus dia senyum absurd gitu)
Gw: Eeeee… (buset, gw diselepet ya barusan? Ini muji apa menghina ya? Bu, lo becanda ya?) *krik*
Si Ibu: jadi kamu magang disini?
Gw: *eh si Ibu gw gigit loh* engga bu, saya professional hire… bukan magang (sungguh bu, walaupun wajah saya tolol begini saya sudah punya pengalaman kerja bu…) *mengais meja*
I may look all calm and smiling, Bu; but in my head I have crazy murdered you 3 times, Bu; and… I just did it again, yep 4 times now bu. Be careful…
Jadi begitulah hari pertama gw, fantastis ya… (masih melirik jendela mau loncat tapi takut mati soalnya pasti masuk neraka). Dear life… when I asked if my day could get worse… It was a freaking rhetorical question, not a challenge!! *for the love of God* (tarik napas… tarik napas…)
Walaupun demikian, soal si ibu nyentrik dan keren…. Jangan salah, walaupun ceplas ceplos tapi orangnya hebat sekali. Bicaranya tegas, pintar, cara pikirnya strategic. Anjerrr saya kagum sama si ibu bagian HSBCDEFG itu. Walaupun gw dikira anak magang tolol tapi lumayan banget lhoooo dibilang cakep, jarang – jarang *pelipur lara*
Well anyhow, hopefully I can make it through. Seperti kata pepatah: Life is not about how fast you run, or how high you climb, but how well you bounce – Anonymous (cieh bijak)
Wish me luck guys!!!!! *mengais meja*
Lita